1.Definisi kesetrum
Kesetrum terjadi saat badan manusia dikenai beda potensial listrik. Arus listrik biasanya terjadi dari gesekan dua benda, dimana gesekan tersebut menyebabkan terjadinya perpindahan elektron dari permukaan benda satu ke benda yang lain. akibatnya muatan elektron kedua benda tersebut menjadi berbeda, dan hal inilah asal muasal adanya listrik statis.
Contoh, apabila seorang anak berdiri di atas tanah, sementara tangannya memegang kabel listrik dengan tegangan 20 V. Maka di badan anak tersebut ada beda potensial (di tangan 20 V, di kaki 0 V).Oleh sebab itu, karena ada beda potensial atau beda tegangan, maka terdapat arus yang mengalir di badan .Ditambah lagi, badan manusia terdiri dari bahan-bahan kimia, jadi pasti punya hambatan atau resistansi (sekitar 50 ohm) yang memungkinkan adanya arus mengalir.
2.Bahaya kesetrum
Kesetrum adalah hal yang berbahaya bagi manusia.Sistem dalam tubuh manusia bekerja dalam kondisi arus listrik yang sangat kecil skalanya. Organ-organ di dalam tubuh sangat sensitif terhadap arus listrik yg relatif besar (pada batas tertentu), terutama jantung. jadi jika arusnya terlalu besar akan sangat berbahaya untuk jantung. Ambang bahaya atau tidak, tergantung seberapa besar nilai arus yang bisa ditoleransi oleh organ dalam tubuh (jantung, otak, dll). Batas arus yg bisa ditoleransi jantung adalah 5 mikro ampere.
3.Ambang bahaya kesetrum
Berikut ini adalah tabel pengaruh arus listrik pada tubuh manusia.
Tabel 1. Batas Arus yang Melewati Manusia
|
Batas arus
|
Pengaruh pada tubuh manusia
|
|
0 – 0,9 mA
|
Belum merasakan pengaruh
|
|
0,9 – 1,2 mA
|
Baru terasa adanya arus listrik tapi tidak menimbulkan kejang
|
|
1,2 – 1,6 mA
|
Mulai terasa se akan2 ada yang merayap didalam tangan
|
|
1,6 – 6,0 mA
|
Tangan sampai kesiku merasa kesemutan
|
|
6,0 – 8,0 mA
|
Tangan mulai kaku, rasa kesemutan makin bertambah
|
|
13 – 15,0 mA
|
Rasa sakit tak tertahankan penghantar masih
dapat dilepas |
|
15 – 20,0 mA
|
Otot tidak sanggup lagi melepaskan penghantar
|
|
20 – 50,0 mA
|
Dapat mengakibatkan kerusakan pada tubuh manusia
|
|
50 – 100,0 mA
|
Batas arus yang dapat menyebabkan kematian
|
Tabel 2. Besar dan Lama tegangan Sentuh Maksimum
|
Tegangan sentuh (Volt) rms
|
Waktu Pemutusan Maksimum (detik)
|
|
< 50
|
|
|
50
|
1,0
|
|
75
|
0,5
|
|
90
|
0,2
|
|
110
|
0,2
|
|
150
|
0,1
|
|
220
|
0,05
|
|
280
|
0,03
|
Efek dari sengatan listrik (Electric Shock) sangat bervariasi, berupa fisik dan psikis yang dapat meninggalkan bekas untuk waktu yang lama, tergantung besarnya arus dan lama waktu bersentuhan.
4. Perbedaan kesetrum dengan arus DC atau AC
Perbedaan kesetrum dengan arus DC ato AC hampir sama.Jika arus DC 5mA mengenai badan, masih lebih baik daripada arus AC 5mA rms (nilai efektif). Karena, pada arus AC, nilai rms adalah nilai rata-rata arus, bukan nilai maksimum.
Arus AC (alternating current) itu arusnya berubah ubah menurut fungsi waktu.
ketika manusia menyentuh kabel yang beraruskan arus AC. arus itu tentu akan
melewati tubuh manusia dan menjadikan tubuh manusia sebagai hambatan. dan
kondisi itu akan terjadi ketika posisi tubuh manusia sedang terGround. nah karena
arus yang berubah ubah inilah yang membuat manusia merasa tersengat. hal ini
dapat terjadi karena jantung manusia mendapat suatu getaran yang lebih besar di
bandingkan getaran jantung itu sendiri, sehingga manusia merasa tersengat.Arus
AC dan DC sama-sama berbahaya, kalau tegangannya tinggi dan arusnya besar.
Tegangan tinggi memungkinkan listrik bisa melewati medium yg punya hambatan
besar (seperti tubuh manusia), sedangkan arus yg besar yg bisa menyebabkan
kematian.
Sumber : http://www.bisnisdanpeluangusaha.com/anti_kesetrum/
http://www.mail-archive.com/fisika@itb.ac.id/msg00475.html
http://b0cah.org/index.php?option=com_content&task=view&id=654&Itemid=54